Friday, October 10, 2014

Makna Asmaul Husna ( Al – Kariim, Al – Mu’min, Al - Wakiil, Al – Matiin, Al – Jaami, Al – ‘Adl, dan Al – Aakhir )

A.        Makna Al – Karim ( Yang Maha Mulia)
Orang yang masih dalam perjalanan sangat teringin untuk cepat sampai kepada Allah s.w.t. Dia terpesona melihat keadaan orang-orang yang telah sampai. Kadang-kadang timbul rasa tidak sabar untuk ikut sama sampai kepada tujuannya. Perasaan tidak sabar akan menimbulkan harapan atau cita-cita agar ada seseorang yang dapat menolong mengangkatnya. Orang yang diharapkan itu mungkin terdiri daripada mereka yang telah sampai atau mungkin juga dia menaruh harapan kepada wali-wali ghaib dan malaikat-malaikat. Maksud dan tujuannya tidak berubah, iaitu sampai kepada Allah s.w.t tetapi dalam mencapai maksud itu sudah diselit dengan harapan kepada selain-Nya. Ini bermakna sifat bertawakal dan berserah dirinya sudah bergoyang. Sebelum dia terjatuh, Hikmat 47 ini menariknya supaya berpegang kepada al-Karim. Walau kepada siapa pun diletakkan harapan namun, harapan dan orang berkenaan tetap mencari al- Karim. Tidak ada harapan dan cita-cita yang dapat melepasi al-Karim.
 Al-Karim adalah salah satu daripada Asma-ul-Husna. Nama ini memberi pengertian istimewa tentang Allah s.w.t. Al-KariIm bermaksud:

1. Allah s.w.t Maha Pemurah.
2. Allah s.w.t memberi tanpa diminta.
3. Allah s.w.t memberi sebelum diminta.
4. Allah s.w.t memberi apabila diminta.
5. Allah s.w.t memberi bukan kerana permintaan, tetapi cukup sekadar harapan, cita-cita dan angan-angan hamba-hamba-Nya. Dia tidak mengecewakan harapan mereka.
6. Allah s.w.t memberi lebih baik daripada apa yang diminta dan diharapkan oleh para hamba-Nya.
7. Allah Yang Maha Pemurah tidak kedekut dalam pemberian-Nya. Tidak dikira berapa banyak diberi-Nya dan kepada siapa Dia memberi.
8. Paling penting, demi kebaikan hamba-Nya sendiri, Allah s.w.t memberi dengan bijaksana, dengan cara yang paling baik, masa yang paling sesuai dan paling bermanafaat kepada si hamba yang menerimanya.
            Berikut firman Allah :
يَا أَيُّهَا الْإِنْسَانُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الْكَرِيمِ
“Wahai manusia, apa yang telah memperdayai kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah.” (QS. Al-Infithaar: 6).

B.        Makna Al – Mu’min ( Yang Maha Terpercaya )

1. Pengertian
Sifat Allah Al – Mu’min artinya "Allah Maha Pemberi Keamanan". Keamanan merupakan kebutuhan penting bagi manusia. Kehidupan akan terasa nyaman dan berjalan semestinya karena adanya keamanan. Negara yang tidak aman sulit melaksanakan pembangunan. Kehidupan masyarakat akan terancam bila tidak ada keamanan. Kita lihat bagaimana negara yang sedang dalam peperangan.
Keamanan dan rasa aman yang kita peroleh tidak terlepas dari kekuasaan Allah. Ketenangan hati hanya didapat bila kita dekat denmgan Allah, rajin membaca Al - Qur'an, rajin sholat, dan lain - lain. Ketidak nyamanan bukan hanya akibat ulah manusia tapi bisa juga karena binatang buas, bencana alam seperti banjir, gempa bumi, tanah longsor dan lain - lain. Ada orang yang merasa tidak aman walaupun situasinya aman dan tentram. Sebaliknya ada orang yang merasa, tenang, tidak gelisah walaupun situasi dan keadaan genting dan kacau.
                                                                                                
2. Contoh dan bukti sederhana 
Contoh dan bikti sederhana bahwa Allah bersifat Al – Mu’min dapat kita lihat dalam diri kita sendiri. Seperti pada tubuh kita, Allah menciptakan alis di atas mata yang berfungsi melindungi mata dari keringat yang jatuh, bulu mata melindungi mata dari debu dan binatang - binatang kecil.

Bukti lain diluar tubuh kita seperti ketika Rasulullah ingin Hijrah dari Mekkah ke kota Madinah. Pada malam keberangkatan Nabi Muhammad, sekeliling rumah Nabi telah di pagar betis oleh orang - orang Quraisy yang ingin membunuh Nabi Muhammad Saw. Akan tetapi dengan sifat Al - Mukmin Allah telah memberi keselamatan kepada Rasulullah. Rasulullah dengan aman dapat keluar dari rumah dan meninggalkan kota Mekkah menuju Madinah.

Orang yang beriman kepada Allah Al – Mu’min akan selalu tenang dan tidak gegabah dalam menghadapi setiap keadaan dan situasi yang genting dan kacau sekalipun.

3. Meneladani Sifat Al Mu'min

·                     Menenangkan teman yang sedang merasa takut
·                     Tidak mengganggu teman
·                     Menjaga diri sendiri dari ancaman dan gangguan orang atau makhluk lain
·                     Tidak takut kepada apapun, kecuali kepada Allah

4. Kesimpulan
Sifat Allah Al Mu'min ini menerangkan bahwa Allah memberi rasa aman dan tenteram dalam hati hamba-Nya. Polisi, tentara, dan satpam mencoba meneladani sifat Al Mu'min ini dengan menjaga keamanan lingkungan.Jadi jika kita ingin selalu aman dan tentram, kita harus selalu ingat kepada Allah Swt. karena Allah memberi rasa aman dan ketentraman dalam hati hambah-Nya. 

C.        Makna Al – Wakiil ( Yang Maha Mewakili / Pemelihara)
Al – Wakiil artinya Dzat yang maha memelihara, yaitu Dia yang memelihara dan mengurusi segala kebutuhan makhlukNya, baik itu dalam urusan dunia maupun urusan akhirat.

Allah memerintahkan agar kita bersifat :
1.   Beriman dan bertakwa kepada Allah SWT
2.   Mempelajari dan memahami Al-Quran/Hadist
3.   Memegang amanah dengan sebaik-baiknya
4.   Menjadikan Allah SWT sebagai satusatunya pelindung
5.   Hanya menyembah dan meminta pertolongan kepada Allah SWT

Berikut firman Allah :


1. QS. 'Ali `Imran [3] : 173
ٱلَّذِينَ قَالَ لَهُمُ ٱلنَّاسُ إِنَّ ٱلنَّاسَ قَدْ جَمَعُوا۟ لَكُمْ فَٱخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَٰنًاوَقَالُوا۟ حَسْبُنَا ٱللَّهُ وَنِعْمَ ٱلْوَكِيلُ

 Artinya : (Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka", maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung".

2. QS. Al-An'am (Al-An'am) [6] : ayat 102
ذَلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لا إِلَهَ إِلا هُوَ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ فَاعْبُدُوهُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ وَكِيلٌ 

 Artinya : (Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu.

3. QS. Az-Zumar [39] : ayat 62
اللَّهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ وَكِيلٌ

Artinya :  Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu.

D.        Makna Al – Matiin ( Yang Mahakokoh )
Al – Matiin Artinya Dzat yang sangat kokoh, yaitu Dia sangat kokoh dan berkekuatan yang tidak pernah luntur. Kokoh diatas segala-galanya diseluruh kekuasaanNya.
Kekukuhan Allah yang memiliki rahmat dan azab terbukti ketika Allah memberika rahmat-Nya kepada hamba-hamba-Nya tidak ada apapun yang dapat menghalangi rahmat ini untuk tiba kepada sasarannya. Demikian juga tidak ada kekuatan yang dapat mencegah pembalasan NYA. Kemurkaan dan azab NYA akan mengenai sasaran tanpa meleset sedikitpun atau sekali pun.
Melalui sifat ini, Allah memerintahkan agar manusia memiliki sifat seperti  :

1.       Hanya menyembah Allah SWT yang maha kokoh
2.       Selalu berprasangka baik kepada Allah SWT
3.       Tidak enggan beribadah untuk kepentingan sendiri
4.       Memohon rezeki hanya kepada Allah SWT
5.       Menjaga diri sendiri dengan baik dan benar

Firman Allah SWT :

1. Al-A’raf ayat 183
وَأُمْلِي لَهُمْ ۚ إِنَّ كَيْدِي مَتِينٌ

Artinya : Dan Aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh.

2. Az-Zariyat ayat 58
إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ

Artinya : Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezki Yang Mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.

E.        Makna Al – Jami’ ( Yang Maha Mengumpulkan)
Jami’ berasal dari kata jama’ah yang artinya kumpulan, lebih dari satu, banyak. Allah bersifat al-Jami’ artinya Allah maha mengumpulkan/mempersatukan.
Selain Allah akan mengumpulkan kita nanti pada hari kiamat, Allah al-jami’ juga dapat kita buktikan dalam kehidupan ini.
Ada dua pelajaran yang dapat kita petik dari asma Allah al-Jami’.
Pertama Allah akan mengumpulkan kita nanti pada hari Akhir.
 Kedua, sebagai khalifah, wakil yang dipercaya Allah untuk mengatur kehidupan alam semesta ini. Kita harus membumikan al-Jami’ dalam kehidupan. Kita harus menjadi katalisator untuk terbentuknya persatuan dan kesatuan mahkluk-makhluk Allah sehingga menjadi satu kesatuan sIstem kehidupan yang harmonis dan saling membutuhkan. Jagalah persatuan dan kesatuan sistem kehidupan, bertanggungjawablah pada tugas dan fungsi masing-masing. Jangan merasa diri yang paling baik dan paling benar. Karena hanya Allah yang bisa memutuskan mana yang benar dan mana yang salah. Jangan sok tahu dengan menghakimi orang lain salah, dan kemudian kita menarik diri dari tugas dan fungsi kita dalam system kehidupan.

Berikut firman Allah :

1. QS. Aali 'Imran (Ali 'Imran) [3] : ayat 9

"Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya". Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.

  2. QS. An-Nisaa' (An-Nisa') [4] : ayat 140
Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Qur'an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahanam,

F.         Makna Al – ‘Adl ( Yang Maha Adil )
Kata ini adalah kata dasar, di mana Allah menyifatkan diri-Nya sebagai sifat mubalaghah, yakni bersifat adil yang sempurna. Dia bersih dari sifat aniaya, baik dalam hukum-Nya maupun dalam perbuatan-Nya. Di antara hukum-Nya mengenai hak hamba-hamba-Nya adalah, bahwasanya tidak ada bagi manusia itu kecuali apa yang dia usahakan, dan bahwa hasil dari segala usahanya itu akan dilihatnya. Sesungguhnya orang-orang yang saleh berada di dalam surga yang penuh dengan kenikmatan, dan bahwa orang-orang durhaka akan dimasukkan ke dalam api neraka jahanam.
Berikut adalah firman Allah tentang berlaku adil :
1.      “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan ...” (an-Nahl: 90)
2.      “Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil”. (al-Ma’idah: 8)
Kata ‘adl  adalah bentuk mashdar dari kata kerja ‘adala – ya‘dilu – ‘adlan –  wa ‘udûlan – wa ‘adâlatan (عَدَلَ – يَعْدِلُ – عَدْلاً – وَعُدُوْلاً - وَعَداَلَةً) . Kata kerja ini berakar pada huruf-huruf  ‘ain (عَيْن), dâl (دَال), dan lâm (لاَم), yang makna pokoknya adalah ‘al-istiwâ’’ (اَلْاِسْتِوَاء = keadaan lurus) dan ‘al-i‘wijâj’ (اَلْاِعْوِجَاج = keadaan menyimpang). Jadi rangkaian huruf-huruf tersebut mengandung makna yang bertolak belakang, yakni ‘lurus’ atau ‘sama’ dan ‘bengkok’ atau ‘berbeda’. Dari makna pertama, kata ‘adl berarti ‘menetapkan hukum dengan benar’. Jadi, seorang yang ‘adl adalah berjalan lurus dan sikapnya selalu menggunakan ukuran yang sama, bukan ukuran ganda. ‘Persamaan’ itulah yang merupakan makna asal kata ‘adl, yang menjadikan pelakunya “tidak berpihak” kepada salah seorang yang berselisih, dan pada dasarnya pula seorang yang ‘adl “berpihak kepada yang benar” karena baik yang benar maupun yang salah sama-sama harus mem peroleh haknya. Dengan demikian, ia melakukan sesuatu yang patut dan tidak sewenang-wenang.
Al-Ashfahani menyatakan bahwa kata ‘adl berarti ‘memberi pembagian yang sama’. Se mentara itu, pakar lain men definisikan kata‘adl  dengan ‘penempatan sesuatu pada tempat yang semestinya’. Ada juga yang menyatakan bahwa  ‘adl  adalah ‘memberikan hak kepada pemilik nya melalui jalan yang terdekat’. Hal ini sejalan dengan pendapat Al-Maraghi yang memberikan makna kata ‘adl dengan ‘menyampaikan hak kepada pemiliknya secara efektif’.
Kata ‘adl (عَدْل) di dalam berbagai bentuk nya terulang sebanyak 28 kali di dalam Al-Qur’an. Kata ‘adl sendiri disebut kan 13 kali, yakni pada QS. Al-Baqarah [2]: 48, 123, dan 282 (dua kali), QS. An-Nisâ’ [4]: 58, QS. Al-Mâ’idah [5]: 95 (dua kali) dan 106, QS. Al-An‘âm [6]: 70, QS. An-Nahl [16]: 76 dan 90, QS. Al-Hujurât [49]: 9, serta QS. Ath-Thalâq [65]: 2.
Kata ‘adl di dalam Al-Qur’an memiliki aspek dan objek yang beragam, begitu pula pelakunya. Keragaman tersebut mengakibatkan keragaman makna ‘adl (keadilan). Menurut penelitian M. Quraish Shihab bahwa —paling tidak— ada empat makna keadilan.
Pertama, ‘adl di dalam arti ‘sama’. Pengertian ini yang paling banyak terdapat di dalam Al-Qur’an, antara lain pada QS. An-Nisâ’ [4]: 3, 58, dan 129, QS. Asy-Syûrâ [42]: 15, QS. Al-Mâ’idah [5]: 8, QS. An-Nahl [16]: 76, 90, dan QS. Al-Hujurât [49]: 9. Kata ‘adldengan arti ‘sama (persamaan)’ pada ayat-ayat tersebut yang dimaksud adalah persamaan di dalam hak. Di dalam QS. An-Nisâ’ [4]: 58, misalnya ditegas kan, Wa izâ hakamtum bain an-nâsi an tahkumû bi al-‘adl (وَاِذَاحَكَمْتُمْبَيْنَالنَّاسِاَنْتَحْكُمُوْابِالْعَدْلِ = Apabila [kamu] menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil). Kata ‘adl  di dalam ayat ini diartikan ‘sama’, yang mencakup sikap dan perlakuan hakim pada saat proses pengambilan keputusan. Yakni, menuntun hakim untuk menetapkan pihak-pihak yang bersengketa di dalam posisi yang sama, misalnya tempat duduk, penyebutan nama (dengan atau tanpa embel-embel penghormatan), keceriaan wajah, ke sungguhan mendengarkan, memikirkan ucapan mereka, dan sebagainya, yang termasuk di dalam proses pengambilan keputusan. Menurut Al-Baidhawi bahwa kata ‘adl bermakna ‘berada di pertengahan dan mempersamakan’. Pendapat seperti ini dikemukakan pula oleh Rasyid Ridha bahwa keadilan yang diperintahkan di sini dikenal oleh pakar bahasa Arab; dan bukan berarti menetapkan hukum (memutuskan perkara) berdasarkan apa yang telah pasti di dalam agama. Sejalan dengan pendapat ini, Sayyid Quthub menyatakan bahwa dasar persamaan itu adalah sifat kemanusiaan yang dimiliki setiap manusia. Ini berimplikasi bahwa manusia memunyai hak yang sama oleh karena mereka sama-sama manusia. Dengan begitu, keadilan adalah hak setiap manusia dengan sebab sifatnya sebagai manusia dan sifat ini menjadi dasar keadilan di dalam ajaran-ajaran ketuhanan.
Kedua, ‘adl di dalam arti ‘seimbang’. Pengertian ini ditemukan di dalam QS. Al-Mâ’idah [5]: 95 dan QS. Al-Infithâr [82]: 7. Pada ayat yang disebutkan terakhir, misalnya dinyatakan, Alladzî khalaqaka fa-sawwâka fa-‘adalaka (اَلَّذِىْخَلَقَكَفَسَوَّاكَفَعَدَلَكَ = [Allah] Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan men jadi kan [susunan tubuh]mu seimbang). M. Quraish Shihab menjelaskan bahwa keseimbangan ditemukan pada suatu kelompok yang di dalamnya terdapat beragam bagian yang menuju satu tujuan tertentu, selama syarat dan kadar tertentu terpenuhi oleh setiap bagian. Dengan terhimpunnya syarat yang ditetapkan, kelompok itu dapat bertahan dan berjalan memenuhi tujuan ke hadiran nya. Jadi, seandainya ada salah satu anggota tubuh manusia berlebih atau berkurang dari kadar atau syarat yang seharusnya maka pasti tidak akan terjadi keseimbangan (keadilan). Keadilan di dalam pengertian ‘keseimbangan’ ini menimbulkan keyakinan bahwa Allah Yang Mahabijaksana dan Maha Mengetahui mencipta kan serta mengelola segala sesuatu dengan ukuran, kadar, dan waktu tertentu guna men capai tujuan. Keyakinan ini nantinya meng antarkan kepada pengertian ‘Keadilan Ilahi’.
Ketiga, ‘adl di dalam arti ‘perhatian ter hadap hak-hak individu dan memberi kan hak-hak itu kepada setiap pemiliknya’. Pengertian inilah yang didefinisikan dengan ‘menempatkan sesuatu pada tempatnya’ atau ‘memberi pihak lain haknya melalui jalan yang terdekat’. Lawannya adalah ‘kezaliman’, yakni pelanggar an terhadap hak-hak pihak lain. Pengertian ini disebutkan di dalam QS. Al-An‘âm [6]: 152, Wa Idzâ qultum fa‘dilû wa-lau kâna dzâ qurbâ (وَاِذَاقُلْتُمْفَاعْدِلُوْاوَلَوْكَانَذَاقُرْبَى = Dan apabila kamu berkata maka hendak­lah kamu berlaku adil kendatipun dia adalah kerabat[mu]). Pengertian ‘adl seperti ini melahirkan keadilan sosial.
Keempat, ‘adl di dalam arti ‘yang dinisbah kan kepada Allah’. ‘Adl di sini berarti ‘memelihara kewajaran atas berlanjutnya eksistensi, tidak mencegah kelanjutan eksistensi dan perolehan rahmat sewaktu terdapat banyak ke mungkin an untuk itu’. Jadi, keadilan Allah pada dasarnya merupakan rahmat dan kebaikan-Nya. Keadilan Allah mengan dung konsekuensi bahwa rahmat Allah swt. tidak tertahan untuk diperoleh sejauh makhluk itu dapat meraihnya. Allah memiliki hak atas semua yang ada, sedangkan semua yang ada tidak memiliki sesuatu di sisi-Nya. Di dalam pengertian inilah harus dipahami kandungan QS. آli ‘Imrân [3]: 18, yang menunjukkan Allah swt. sebagai Qâ’iman bi al-qisth (قَائِمًابِِالْقِِسْط = Yang menegakkan ke adilan).
Di samping itu, kata ‘adl digunakan juga di dalam berbagai arti, yakni (1) ‘kebenaran’, seperti di dalam QS. Al-Baqarah [2]: 282; (2) ‘menyandar kan perbuatan kepada selain Allah dan, atau menyimpang dari kebenaran’, seperti di dalam QS. An-Nisâ’ [4]: 135; (3) ‘membuat sekutu bagi Allah atau mempersekutukan Allah (musyrik)’, seperti di dalam QS. Al-An‘âm [6]: 1 dan 150; (4) ‘menebus’, seperti di dalam QS. Al-Baqarah [2]: 48, 123 dan QS. Al-An‘âm [6]: 70.
‘Adl/Al-‘Adl (عَدْل) merupakan salah satu al-asmâ’ al-husnâ, yang menunjuk kepada Allah sebagai pelaku. Di dalam kaidah bahasa Arab, apabila kata jadian (mashdar) digunakan untuk menunjuk kepada pelaku, maka hal tersebut mengan dung arti ‘kesempurnaan’. Demikian halnya jika dinyatakan, Allah adalah Al-‘Adl (اَلْعَدْل = keadilan), maka ini berarti bahwa Dia adalah pelaku keadilan yang sempurna.
Dalam pada itu, M. Quraish Shihab menegaskan bahwa manusia yang bermaksud meneladani sifat Allah yang ‘adl (عَدْل) ini—setelah meyakini keadilan Allah—dituntut untuk me negak kan ke adilan walau terhadap keluarga, ibu bapak, dan dirinya, bahkan terhadap musuhnya sekalipun. Keadilan pertama yang dituntut adalah dari dirinya dan terhadap dirinya sendiri, yakni dengan jalan meletakkan syahwat dan amarahnya sebagai tawanan yang harus mengikuti perintah akal dan agama; bukan menjadikannya tuan yang mengarahkan akal dan tuntunan agama. Karena jika demikian, ia justru tidak berlaku ‘adl, yakni menempatkan sesuatu pada tempatnya yang wajar.
Perbuatan Allah Yang Tergolong Asmaul Husnah :
1.      Menciptakan alam semesta beserta isinya
2.      Dapat menkukr Dosa manusia
3.      Selalu menjadi hakim yang adil

Contoh perbuatan yang mencerminkan Al’adl :
1.      Tidak membedakan-bedakan sesuatu
2.      Memberi tugas dengan adil
3.      Dalam menghadapi masalah harus diselesaikan dengan melihat yang salah dan benar
4.      Dalam membagi sesuatu harus adil


Cara kita untuk mewujudkanya adalah dengan melakukan sesuatu dengan sebaik mungkin dan selalu ingat Allah swt  serta jangan mementinkan kelompok tertentu saja tanpa memikirkan mana yang harusnya dilakukan.

G.        Makna Al – Akhir (  Yang Maha Akhir )

Asma Allah Al-Akhir berarti Dzat Yang Maha Akhir. Maha Akhir disini dapat diartikan bahwa Allah SWT adalah Dzat yang paling kekal. Tidak ada sesuatu pun setelah-Nya. Tatkala semua makhluk, bumi seisinya hancur lebur, Allah SWT tetap ada dan kekal. Pemahaman tentang Allah SWT sebagai Dzat Yang Maha Akhir ini tidak bisa disamakan dengan pengertian bahwa Allah adalah akhir dari segala-galanya. Inilah yang membedakan antara Allah SWT sebagai Sang Khalik (Sang Pencipta) dengan makhluk (yang diciptakan). Makhluk mempunyai awal yang berupa penciptaannya dan mempunyai akhir pada saat dia sudah hancur atau mati. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Q.S. Ar-Rahman (55): 26-27 sebagai berikut. Artinya: “Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.” (Q.S. Ar-Rahman (55): 26-27)
Sebagai Dzat Yang Maha Akhir, Allah SWT akan tetap abadi dan kekal. Keabadian dan kekekalan Allah SWT tersebut menunjukkan bahwa Dialah satu-satunya tempat bergantung atas segala urusan kita, baik urusan di dunia maupun urusan-urusan yang akan kita bawa sampai ke akhirat kelak. Sungguh sangat merugi orang-orang yang menggantungkan hidupnya pada selain Allah. Karena sesungguhnya setiap yang ada di langit dan bumi ini akan hancur. Akan tetapi jika kita bersandar penuh pada Sang Maha Kekal, pastinya kita tidak akan hancur dan terjerumus dalam kesesatan. Karena sandaran kita tidak akan pernah hancur dan Maha Mengatur segala hal yang terjadi pada hidup kita. Dialah tujuan dan tempat bergantung yang paling utama atas segala urusan makhluk-Nya, baik berupa ibadah, harapan, rasa takut, harapan, keinginan, dan lain-lain. Allah SWT berfirman dalam Q.S. Al-Hadid (57) ayat 3: Artinya: Dialah yang Awal dan yang akhir yang Zhahir dan yang Bathin dan Dia Maha mengetahui segala sesuatu.” (Q.S. Al-Hadid (57) : 3)
Orang yang mengakui bahwa Allah adalah Al-Akhir akan menjadikan Allah sebagai satu-satunya tujuan hidup yang tiada tujuan hidup selain-Nya, tidak ada permintaan kepada selain-Nya, dan segala kesudahan tertuju hanya kepada-Nya. Oleh karena itu, jadikanlah akhir kesudahan kita hanya kepada Allah SWT. Karena sesungguhnya akhir kesudahan hanya kepada Rabb kita, seluruh sebab dan tujuan jalan akan berujung kepada Allah semata.



            Contoh sederhana Al – Akhiir :
Sebagai Dzat Yang Maha Akhir, Allah SWT akan tetap abadi dan kekal. Keabadian dan kekekalan Allah SWT tersebut menunjukkan bahwa Dialah satu-satunya tempat bergantung atas segala urusan kita, baik urusan di dunia maupun urusan-urusan yang akan kita bawa sampai ke akhirat kelak. Aplikasi dari Asma Al-Aakhir dalam pebelajaran adalah berdoa sebelum dan setelah pembelajaran di kelas. Siswa menunjukkan penyerahan diri kepada Allah SWT bahwa mereka akan belajar dengan sungguh-sungguh dan mengharapkan sebuah kemudahan dalam menyerap pengetahuan dari pembelajaran kepada Allah SWT. Selalu mengu-capkan basmallah juga menunjukkan bahwa siswa-siswa menggantungkan doa agar aktivitas mereka selalu berada dalam lindungan Allah SWT dan berharap agar mendapatkan safaat dan manfaat dari aktivitasnya.

Sunday, October 5, 2014

Cara membuat sabun

A. Bahan - bahan
  1. 1.    450 gram minyak sawit
    2.    250 gram minyak kelapa
    3.    150 gram minyak zaitun
    4.    300 gram air
    5.    122 gram NaOH
    6.    32 gram pewangi

      B.Langkah - langkah 

  1.    Pastikan anda memakai kacamata, sarung tangan dan lakukan di ruang terbuka.
       2.    Tuang NaOh ke dalam 300 ml air dengan hati – hati.
       3.    Aduk dengan menggunakan sendok kayu, jangan memakai alat yang terbuat dari alumunium.
       4.    Aduk hingga benar – benar larut, sehingga larutan NaOH benar – benar jernih.
       5.    Diamkan dan simpan di tempat yang aman, tunggu hingga suhu mencapai 43oC.
       6.    Jika anggota tubuh terkena percikan NaOH segera basuh dengan air mengalir.
       7.    Tuang semua minyak ke dalam panci stainless steel. Panaskan hingga suhu mencapai 43oC.
       8.    Jika tidak ada panci stainless steel, bisa menggunakan panci lain, setelah itu minyak dituang ke dalam wadah yang  terbuat dari plastik / ember plastik.
       9.    Tuang larutan NaOH ke dalam minyak.
      10. Aduk dengan menggunakan stick blender atau mixer.
     11. Bagi pemula, usahakan jangan terlalu kental atau liat, nanati akan menyulitkan proses pencetakan, larutan cukup encer saja, yang penting sudah berubah warna dari kuning jernih menjadi keruh.
     12. Tambahkan pewangi ke dalam larutan sabun.
     13. Gunakan spatula untuk mengaduk.
     14. Aduk selama kurang lebih 4 detik sampai pewangi benar – benar merata.
     15. Pastikan cetakan sudah disiapkan tidak jauh dari larutan sabun.
     16.  Sabun siap untuk dituang ke dalam cetakan.
     17. Tutup atasnya dengan plastik. Tutup lagi atau selimuti dengan menggunakan handuk atau kain tebal selam 24 jam. Pastikan sabun ditutup secara menyeluruh.
     18.  Setelah 24 jam keluarkan dari cetakan dan potong – potong sesuai selera dan diamkan selama 4 minggu untuk proses curing.
     19. Setelah 4 minggu sabun siap digunakan.

Saturday, September 20, 2014

Bola Basket


Sejarah Bola Basket

A.        Sejarah bola basket dunia
Permainan bola basket diciptakan oleh Prof. Dr. James A. Naismith salah seorang guru pendidikan jasmani Young Mens Christian Association (YMCA) Springfield, Massachusets, Amerika Serikat pada tahun 1891. Gagasan yang mendorong terwujudnya cabang olahraga baru ini ialah adanya kenyataan bahwa waktu itu keanggotaan dan pengunjung sekolah tersebut kian hari kian merosot. Sebab utamanya adalah rasa bosan dari para anggota dalam mengikuti latihan olahraga. Senam yang gerakannya kaku. Di samping itu kebutuhan yang dirasakan pada musim dingin untuk tetap melakukan olahraga yang menarik semakin mendesak.
Dr. Luther Gullick, pengawas kepala bagian olahraga pada sekolah tersebut menyadari adanya gejala yang kurang baik itu dan segera menghubungi Prof. Dr. James A. Naismith serta memberi tugas kepadanya untuk menyusun suatu kegiatan olahraga yang baru yang dapat dimainkan di ruang tertutup pada sore hari. Dalam menyambut tugasnya itu Nasimith menyusun suatu gagasan yang sesuai dengan kebutuhan ruang tertutup yakni permainan yang tidak begitu keras, tidak ada unsur menendang, menjegal dan menarik serta tidak sukar dipelajari. Langkah pertama, diujinya gubahan dari permainan  Footbal,  Baseball,  Lacrose dan Sepakbola. Tetapi tidak satupun yang cocok dengan tuntutannya. Sebab disamping sulit dipelajari, juga permainan tersebut masih terlalu keras untuk dimainkan di ruangan tertutup yang berlampu. Dari hasil percobaan yang dilakukan itu  Naismith  akhrinya  sampai pada kesimpulan bahwa permainan yang baru itu harus mempergunakan bola yang bentuknya bulat, tidak menjegal, dan harus menghilangkan gawang sebagai sasarannya. Untuk menjinakkan bola sebagai pengganti menendang dilakukan gerakan mengoper dengan tangan serta menggiring bola (dribbling) sebagai puncak kegairahan, gawang diganti dengan sasaran lain yang sempit dan terletak di atas para pemain, sehingga dengan obyek sasaran yang demikian pengutamaan tembakan tidak terletak pada kekuatan seperti yang terjadi pada waktu menendang, melain-kan pada ketepatan menembak. Semula Naismith akan menggunakan kotak kayu untuk sasaran tembakan tersebut, tetapi berhubung waktu percobaan dilakukan yang ada hanya keranjang (basket) buah persik yang kosong, maka akhirnya keranjang itulah dijadikan sasaran tembakan. Dari perkataan basket ini kemudian permainan baru yang ditemukan Prof. Dr. James A. Na-ismith tersebut dinamakan Basketball.

Berikut perkembangan bola basket di dunia :
Tahun
Kejadian
1891
Prof. Dr. James A. Naismith menemukan permainan Bola Basket
1892
Untuk pertama kali Naismith memperkenalkan permainan Bola Basket kepada masyarakat (Amerika)
1893
Pertandingan pertama pada sebuah kompetisi  bola basket yang dimainkan di Beaver Falls Pennsylvania, Amerika Serikat antara New Brighton YMCA dan Geneva College.
1894
Prof. Dr. James A. Naismith dan Dr. Luther Gullick untuk pertama kali mengeluarkan peraturan permainan resmi.
1895
Kata Basketball secara resmi diterima dan dimasukkan ke dalam perbendaharaan bahasa Inggris.
1896
Tim basket profesional pertama di dunia dibentuk, tim tersebut muncul ketika terjadi sengketa antara anggota tim YMCA dan pejabat pengurus dari tim YMCA dengan terjadinya konflik tersebut,  berakhir pada pembentukan anggota tim profesional yang bermain serta digaji secara profesional.
1898
NBL (National Basketball League) dibentuk dan banyak melahirkan bintang-bintang basket pertama  didunia antara lain - Ed Wachter dan Barney Sedran.
1913
Untuk pertama kali diadakan Kejuaraan Bola Basket Far Eastern. Pada kesempatan tersebut regu Phillipina mengalahkan Cina.
1914
Permainan ini sangat populer dan sebanyak 360 perguruan tinggi membuat tim basket yang diproyeksikan untuk pertandingan bola basket antar perguruan tinggi.
1918
Tentara pendudukan Amerika dan anggota YMCA memperkenalkan permainan Bola Basket di banyak negara Eropa.
1919
Dalam Olympiade Militer di Joinville, permainan Bola Basket termasuk salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.
1930
Banyak tim baru bermunculan termasuk tim favorit juara lainya yaitu New York Renaissance dan Harlem Globetrotters. Bola basket wanita juga populer dan menghasilkan beberapa pemain besar seperti babe Didrikson dan Bank Alline Sprouse.
1932
Untuk pertama kali diadakan Kongres Bola Basket bertempat di Jenewa Swiss. Para peserta yang hadir adalah : Argentina, Cekoslowakia, Yunani, Italia, Portugal, Rumania dan Swiss. Keputusan penting yang dihasilkan adalah terbentuknya Federasi Bola Basket Internasional - Federation International de Basketball (FIBA)
1933
Untuk pertama kali diselnggarakan kejuaraan Dunia Bola Basket Mahasiswa di kota Turin - Italia.
1935
Dalam Kongres Komite Olympiade Internasional, Bola Basket diterima sebagai salah satu nomor pertandingan Olympiade.
1936
Untuk pertama kali Bola Basket dipertandingkan dalam Olympiade Berlin. Dua puluh dua negara ikut serta. Juaranya adalah USA, Kanada dan Meksiko.
1939
Prof. Dr. James A. Naismith meninggal dunia. NCAA College Basketball Championship turnamen (turnamen bola basket antar perguruan tinggi paling popular didunia sampai sekarang) diadakan yang dimenangkan oleh University of Oregon.
1940
Pertandingan pertama bola basket disiarkan pada salah satu stasiun TV, yang menyiarkan pertandingan antara Pittsburgh dan Fordham bertempat di Madison Square Garden, yang membuat lompatan  besar dalam sejarah perkembangan permainan bola basket didunia. Sejak saat itu basket telah menjadi salah satu olahraga yang paling banyak ditonton dan digemari oleh banyak orang didunia, ketika hampir 350 perguruan tinggi Amerika bersaing untuk memperebutkan gelar mahkota turnamen bola basket NCAA  itu adalah salah satu moment tertinggi tentang antusiasnya para mahasiswa akan olahraga bola basket saat itu.
1950
Minneapolis Lakers merupakan tim basket professional yang paling terkenal saat itu  karena telah memenangkan 5 gelar kejuaraan NBA dan melahirkan pemain pemain hebat seperti Bob Cousy dan Bob Pettit.
1960
Bola basket wanita resmi diperkenalkan dengan format bermain yang sama dengan bola basket laki laki pada umumnya dengan jumlah pemain 5 dan peraturan yang sedikit melonggarkan dribbling.
1967
Pada tahun 1967 American Basketball Association (ABA) dibentuk dan banyak yang akan mengingat salah satu pemain hebat saat itu adalah Julius Erving serta kompetisi tersebut yang menggunakan bola basket berwarna putih, biru dan merah.
1969
Celtics mengambil alih dominasi Minneapolis Lakers  dengan memenangkan 11 gelar NBA dengan 8 gelar secara beturut-turut. Pada dekade ini banyak pemain pemain bintang bermunculan salah satunya adalah Bill Russell dan wilt Chamberlin dari Philadelphia Warriors.
1970
Awal berkembangnya bola basket modern sampai seperti sekarang ini dengan bintangnya saat itu  Larry Bird dari Indiana State University dan salah satu pemain legendaries dari Michigan State Universitas Magic Johnson muncul.
1976
 ABA bubar dan banyak tim yang memilih bergabung dengan NBA.
1985
Bermunculan pelatih perempuan dan pemain professional perempuan. Beberapa perempuan hebat  dalam bidang bola basket dan turut dalam sejarah perkem-bangan bola basket wanita mendapatkan kehormatan,  antara lain adalah Carol Blazejowski, Ann Meyers, Cheryl Miller, Nancy Lieberman-Cline dan Anne Donovan.
1990
Pemain utama seperti Isiah Thomas dan Dennis Rodman. Tapi mungkin pemain yang paling dicintai dari semua penggila bola basket di dunia adalah Michael Jordan yang membawa Chicago Bulls enam kali juara NBA.

B.        Sejarah Perkembangan Bola Basket Di Indonesia
Permainan bola basket mempunyai sejarah yang cukup panjang di Indonesia, awalnya dimulai dengan masuknya gelombang perantau-perantau dari negara cina ke Indonesia pada tahun 1920-an. Para perantau cina membawa permainan bola basket yang sudah lebih dulu berkembang di negara cina. Mereka membentuk komunitas sendiri termasuk mendirikan sebuah sekolah yang bernama sekolah Tionghoa. Pada sekolah tersebut, permainan bola basket menjadi olahraga wajib yang harus dimainkan oleh setiap siswa yang belajar disana. Tidaklah mengherankan jika disetiap sekolah ada lapangan permainan bola basket serta tidak heran juga jika para pemain basket yang menonjol permainannya berasal dari sekolah-sekolah Tionghua tersebut.
Sejarah berkata sejak tahun 1930-an, walaupun belum resmi menjadi sebuah negara yang merdeka, beberapa kota di Indonesia sudah memiliki klub-klub bola basket lokal. Setelah proklamasi kemerdekaan, 17 Agustus 1945, olahraga permainan bola basket mulai dikenal luas dikota-kota yang menjadi basis perjuangan seperti Yogyakarta serta Solo. Walaupun belum memiliki induk olahraga nasional, namun pada saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional pertama (PON I) yang diadakan di Solo pada tahun 1948 permainan bola basket telah dimainkan untuk pertama kalinya ditingkat nasional serta mendapat sambutan yang cukup meriah, baik dari segi penonton maupun dari pesertanya sendiri.
Kemudian Tiga tahun setelah itu, pada tanggal 23 Okober 1951, “Persatuan Basketball Seluruh Indonesia” di bentuk dan kemudian pada tahun 1955, karena adanya penyempurnaan nama sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia maka organisasi bola basket tersebut berganti nama menjadi “Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia” (Perbasi). Perbasi mulai diterima menjadi anggota FIBA (the International Basketball Federation atau Federasi Bola Basket Internasional) pada tahun 1953 dan setahun setelahnya, untuk pertama kalinya Indonesia mengirimkan tim basket di ajang Asian Games Manila pada saat itu.
Pada tanggal 3 April 1982 meru-pakan tanggal bersejarah bagi dunia bola basket di Indonesia. Karena, pada hari itu, pertandingan antara klub Rajawali Jakarta meng-hadapi Semangat Sinar Surya Yogyakarta menandai dimulainya Kompetisi Bola Basket Utama (Kobatama) yang pertama kalinya sekaligus merupakan sebagai langkah awal dari sejarah panjang kompetisi klub-klub papan atas di yang ada di Indonesia. Klub bola basket Indonesia Muda Jakarta mencatatkan diri sebagai klub pertama yang meraih gelar bergengsi kejuaraan Kobatama tersebut.
Terakhir, setelah mengalami pasang surut selama hampir 30 tahun lamanya, dalam beberapa tahun terakhir ini olahraga permainan bola basket berkembang begitu pesat. Hal ini diawali oleh penyelenggaran Deteksi Basketball League (DBL) yang dikemas dengan sangat menarik sehingga mampu memberikan warna tersendiri dalam kompetisi tingkat pelajar di Indonesia, dan makin maraknya kompetisi tingkat pelajar ditiap-tiap daerah membuat makin tingginya prestise pertandingan ditingkat pelajar Indonesia. 
Kemudian disusul dengan bangkitnya liga profesional basket putra yang pada awalnya dikenal dengan nama Kobatama yang sekarang menjadi National Basketball League (NBL) Indonesia dan juga liga profesional basket putri yang sekarang dikenal dengan Women’s National Basketball League (WNBL). Namun, tidak lupa juga kompetisi reguler dari Perbasi yang masih rutin diadakan, baik tingkat kejurnas kelompok umur, antar klub, antar pengprov, Libamanas, dan sebagainya kian membuat suasana kompetisi bola basket di Indonesia tetap terjaga kemeriahannya.

Teknik Dasar Bola Basket
A.        Teknik Dribble ( Mengiring Bola )

1.      Pengertian Teknik Drrible
 Salah satu sisi menarik dari permainan bola basket yaitu dilakukannya dribbling yang bervariatif baik arah dan kecepatannya untuk me-nerobos lawan dan selanjutnya memasukan bola ke dalam keranjang. Banyak angka tercipta di-awali dengan dribble yang baik dan diakhiri tembakan yang akurat. Dribbling pada prinsipnya membawa bola dengan dipantul-pantulkan dengan satu tangan yang dilakukan dengan berjalan atau berlari.
Berkaitan dengan dribble Arma Abdoellah (1981: 109) menyatakan, “Dribble atau menggiring bola adalah suatu usaha untuk membawa bola ke depan” Menuzut Ambler Vic (1990: 10) “Dribbling adalah membawa bola dengan cara memantul-mantulkannya”. Pendapat lain dikemukakan A. Sarumpaet Zulfar Djazet, Parno dan Imam Sadikun (1992: 229) bahwa, “Dribble bola diperbolehkan hanya dengan satu tangan kanan atau kiri saja dan secara bergantian antara tangan kanan dan kiri.
Berdasarkan pengertian dribbling yang dikemukakan ketiga ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa, Dribble merupakan suatu cara membawa bola ke depan dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan atau secara bergantian baik dengan berjalan atau berlari. Hal terpenting dan harus diperhatikan dalam melakukan dribble adalah melindungi bola agar bola tidak mudah direbut lawan. Seperti dikemukakan Wissle Hal (2000 : 95) bahwa, “Kemampuan mendribble dengan tangan lemah dan tangan kuat adalah kunci untuk meningkatkan permainan anda. Untuk melindungi bola, jagalah agar tubuh anda berada diantara bola dan lawan”. Dalam melakukan dribble tubuh mempunyai peran penting jika tangan yang digunakan mendribble lemah, maka tubuh berfungsi untuk melindungi bola. Oleh karena itu, pada saat mendribble bola, tubuh harus selalu diantara bola dan lawan. Hal ini dimasukkan, Jika lawan akan merebut bola maka tubuh siap untuk menghalangi lawan.
2.      Manfaat dan Tujuan Dribble
Ditinjau dari strategi dan taktik permainan dribbling merupakan teknik dalam bola basket yang dapat mendukung terciptanya angka. Banyak manfaat yang diperoleh melalui dribble. Menurut Aip Syarifuddin dan Muhadi (1991/1992: 174) bahwa, Tujuan dribbling adalah:
o Agar lebih cepat menuju ke daerah lawan dalam usaha memasukkan bola ke dalam keranjang lawan
o  Lebih mudah menyusup dan menerobos ke daerah pertahanan lawan, dan untuk mengacaukan pertahanan lawan
o Permainan lawan menjadi tidak berkembang, sehingga permainan menjadi terhambat.
Dapat disimpulkan bahwa Tujuan dribble adalah agar lebih cepat menuju ke daerah lawan dalam usaha memasukkan bola ke dalam keranjang lawan, lebih mudah menyusup dan menerobos ke daerah pertahanan lawan dan untuk mengacaukan pertahanan lawan dan permainan lawan menjadi tidak berkembang sehingga permainan menjadi terlambat.
Banyak manfaat yang diperoleh dari dribble yaitu lebih cepat menuju ke keranjang lawan, untuk menerobos pertahanan lawan, untuk mengendalikan permainan. Namun di sisi lain, men-dribble bola secara berlebihan juga tidak baik untuk kepentingan timnya. Seperti dikemukakan Wissel Hal (2000 : 95) bahwa, “jika anda men-dribble terlalu banyak, maka tim cenderung tidak bergerak ini memudahkan lawan untuk menghadangnya”. Hal ini berarti, men-dribble bola berlebihan akan mcmudahkan lawan untuk menjaga teman seregunya karena tidak bergerak. Tidak menutup kemungkinan dribble yang berlebihan akan mudah direbut lawan dan pihak lawan akan dapat melakukan serangan balik.
Prinsip dalam mengajarkan teknik dribble :
o Kontrol pada Jari-Jari Tangan
o Mempertahankan Tubuh Tetap Rendah
o Kepala Tegak
o Melatih Tangan yang Lain
o Pemain perlu untuk belajar dribble menggunakan tangan yan lain.
o Lindungi Bola

3.      Langkah - Langkah Dribble
Dribble dapat dilakukan dengan baik jika menguasai teknik yang baik dan benar. Untuk memperoleh kualitas dribble yang baik maka seorang pemain harus memahami dan menguasai teknik dribble. Soebagio Hartoko (1993: 36) memberikan petunjuk cara melakukan dribble sebagai berikut:
o Peganglah bola dengan kedua tangan yang relax, tangan kanan di atas bola, sedang tangan kiri menjadi tempat terletaknya bola.
o Berdirilah seenaknya dengan kaki kiri agak sedikit di depan kaki kanan
o Condongkan badan ke depan mulai dan pinggang.
o Mulai pantulkan bola dengan tangan kanan, (sebagai permulaan sebaiknya mata masih melihat bola).
o Gerakan lengan hampir sepenuhnya.
o Jangan memukul bola dengan telapak tangan, tetapi pantulkan (tekankan) dengan jari-jari dibantu dengan gerakan pergelaragan tangan.
o Jinakkan bola dengan sedikit mengikuti bergeraknya ke atas sebentar dengan jari-jari dan pergelangan tangan, kemudian dipantulkan kembali.
o Setelah rahasia gerak, watak dan irama dari pantulan dapat dirasakan (get the feeling) dengan sikap berdiri ditempat, memulailah dengan bergerak maju.
o Mulailah jangan melihat bola, dan percepatlah gerak.
o Kemudian menggiring dengan agak rendah, rendah, maju, mundur cepat, secepatnya, berliku, berkelok dengan nntangan dan lawan.
4.       Macam – Macam Dribble
o Control Dribble
Dalam permainan bola basket, control dribble digunakan apabila dijaga ketat dan bola harus tetap dijaga ketat dan dilindungi, agar bola tidak berpindah ke tangan lawan. Keseimbangan dalam control dribble merupakan dasar pengendali dalam mendribble bola dan berguna untuk memudahkan tiga hal yaitu:
*      Menembak
*      Mengoper
*      Menggiring bola
Dalam mendribble bola jangan lebih tinggi dari lutut dan dekat dengan tubuh saat mengontrol bola, karena hal ini dapat menganggu keseimbangan tubuh.Tempatkan tangan yang bebas dalam posisis melindungi bola.
o Speed Dribble
Dalam permainan bola basket, kecepatan mendribble amat berguna terutama ketika dijaga ketat dan bola harus dibawa dengan cepat ke lapangan yang kosong. Untuk kecepatan mendribble bola, maka dilakukan dengan mendribble tinggi yaitu setinggi pinggang, angkat kepala dan lihat ke depan atau ke sisi keranjang sehingga dapat melihat ke seluruh lapangan. Mendribble sebaiknya dengan menggunakan bantalan jari, dengan control pada ujung jari.
o Foot Fire Dribble
Foot fire dribble adalah metode berhenti sementara sambil menjaga dribble tidak mati, ketika mendekati lawan dalam permainan terbuka. Dribble ini sering digunakan pemain, terutama pada akhir fast break yang memungkinkan mendapat keseimbangan dan dapat membaca posisi pemain lawan. Ada tiga keuntungan dalam melakukan foot fire dribble yaitu :
*      Untuk melakukan tembakan
*      Untuk melakukan operan
*      Untuk bergerak ketika mendribble bola.

Untuk mengeksekusi gerakan foot fire harus dilakukan dengan cepat mengubah kecepatan mendribble, kemudian berhenti dengan tetap mendribble bola. Dribble foot fire biasanya dilakukan di tempat menghadap ke ring basket dengan kaki direntangkan selebar bahu dan pandangan ke depan. Efektifitas gerakan foot fire didapat dari keseimbangan dan control yang prima, prediksi posisi lawan dan pembuatan gerak tipuan sebelum gerakan selanjutnya untuk menembak, mengoper atau membawa bola.
o Retreat Dribble
Dalam permainan bola basket dribble mundur dilakukan untuk mengatasi masalah ketika mendapat tekanan dari lawan. Hal ini biasanya dikombinasikan dengan gerakan merubah arah dari depan. Dengan gerakan mundur dahulu ke belakang sambil tetap mendribble, Maka dapat memper-pendek jarak untuk menghindari jebakan. Untuk melakukan retreat dribble gunakan langkah mundur yang pendek dan cepat sementara mendribble ke belakang Ketika melakukan retreat dribble lindungi bola dan jaga keseimbangan, denagan cara ini bisa mengontrol perubahan arah dribble dan dapat melewati lawan dengan mendribble cepat.
o Crossover Dribble
Dalam permainan bola basket gerakan crossover dribble ini penting dalam menyelusuri ­­­­lapangan dengan gerak cepat, untuk mulai menjangkau keranjang dan menciptakan pembukaan untuk membuka peluang untuk menembak. Keefektifan dalam mendribble cara ini adalah didasarkan pada ketajaman perubahan dribble dari satu arah ke arah yang lain. Untuk melakukan dribble menyilang dengan cara silangkan bola di depan pada sudut belakang, putar dribble dari satu tangan ke tangan yang lain. Crossover dribble sebaikmya dilakukan dengan bola rendah setinggi sebatas lutut atau lebih rendah dari Control dribble. Ketika merubah arah, angkat tangan yang tidak mendribble dan ubah posisi kaki dan badan untuk melindungi. Dalam gerakan ini diusahakan jangan melihat bola, hal ini dilakukan agar lawan tidak dapat kesempatan untuk melakukan gerakan yang sama.
o Reverse Dribble
Dalam permainan bola basket, gerakan dribble berbalik digunakan untuk memper-tahankan posisi badan antara bola dan lawan guna melindungi bola ketika merubah arah. Gerakan reverse dribble dapat digunakan untuk menyerang dan mematahkan permainan lawan yang kuat.
o Behind- The Back Dribble
Dalam permainan bola basket dribble bela-kang digunakan untuk mengatasi lawan yang menjaga atau yang menghalangi di muka. Dribble ini harus dapat menjaga tubuh tetap berada di antara bola dan penjaga sebagai perlindungan ketika berganti arah. Walaupun gerakan mendribble belakang cukup susah, tapi manfaatnya cukup besar dibandingkan dengan mendribble dengan perubahan dan mendribble berputar. Dribble belakang ini lebih baik karena dapat menjaga posisi antara bola dan penjaga musuh, disamping itu dribble ini memudahkan untuk berganti arah tanpa pindah perhatian. 
B.        Teknik Passing ( Mengoper Bola )
1.      Pengertian Teknik Passing
Passing atau operan adalah memberikan bola kekawan dalam permainan bola basket. Cara memegang bola basket adalah sikap tangan membentuk mangkok besar. Bola berada di antara kedua telapak tangan. Telapak tangan melekat di samping bola agak kebelakang, jari-jari terentang melekat pada bola. Ibu jari terletak dekat dengan badan di bagian belakang bola yang menghadap kearah tengah depan. Kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan. Badan sedikit condong kedepan dan lutut rileks.
Dalam menangkap bola harus diperhatikan agar bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan seger amelekat ke bola dan ditarik kebelakang atau mengikuti arah datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua macam cara yaitu menangkap bola di atas kepaladan menangkap bola di depan dada.
2.      Macam – Macam Passing
o Bounce Passing
Sesuainamanya bounce artiny amemantul, maka bounce pass adalah memberikan bola kekawan dengan cara dipantulkan ketanah. Teorinya adalah memantulkan ketanah dengan titik pantul 2/3 jarak kita ke target kawan.
Cara melakukan Bounce pass :
*      Metode pelaksanaannya (sikap permulaan) sama dengan operan setinggi dada
*      Bola dilepaskan atau didorong dengan tolakan dua tangan menye-rong kebawah dari letak badan lawan dengan jarak kira-kira 1/3 dari penerima.
*      Pandangan mata kearah bola yang dipantulkan, kemudian kepe-nerima
*      Bila berhadapan denganlawan, maka sasaran pantulan bola berada di samping kanan atau kiri lawan.
o Chest Pass
Chest artinya dada.Chest pass adalah memberikan bola kekawan dengan cara di passing tepat diarah depan dada. Kelebihan chest pass adalah lebih cepat, lebih kuat untuk mencapai kawan. Cocok untuk team dengan tipe quick passing.
Adapun urutan teknik chest pass adalah sebagai berikut:
*       Cara Memegang Bola,
*       Awalan,
*       Tolakan atau Lemparan,
*       Gerakan Lanjutan,
*       Menerima Bola.
o Overhead Pass
Overhead artinya diatas kepala. Overhead pass adalah memberikan passing kekawan dengan memegang bola diatas kepala, lalu lemparkan. Overhead pass biasa digunakan pada team dengan tipikal wall center. Maksudnya center maupun pemain dengan badan tinggi yang memiliki matchup lawan yang lebih kecil. Maka overhead pass sangat berguna.

Cara melakukanOverhead pass :
*      Cara memegang bola sama dengan lemparan dari depan dada, hanya saja posisi permulaan bola di atas kepala sedikit di depan dahi dan siku agak ditekuk.
*      Bola dilemparkan dengan lekukan pergelangan tangan yang arahnya agak menyarong kebawah disertai dengan meluruskan lengan.
*      Lepasnya bola dari tangan menggunakan jentikan ujung jari tangan.

o Baseball Pass
Baseball Pass ( operan jarak jauh ( fast break). Jika dilihat caranya mirip dengan orang melempar bola baseball ataupun bola rugby. Biasanya digunakan untuk long passing dalam fast break.
o Behind the Back Pass
Teknik gerakan behind the back pass merupakan gerakan yang rumit untuk para pemula. Butuh latihan tekun dan berulang – ulang untuk bisa melakukan gerakan ini dengan baik dan benar. Operan ini sekarang sudah menjadi senjata menyerang yang umum. Keunggulan umpan ini yaitu lawan tidak mengetahui sasaran yang ingin dituju.


D.        Teknik Shooting ( Menembak Bola )
1.      Pengertian Teknik Shooting
Menembak adalah sasaran akhir setiap bermain, juga termasuk unsure yang menentukan kemenangan dalam pertandingan sebab kemenangan ditentukan oleh banyaknya bola yang masuk dalam keranjang (basket) setiap serangan selalu berusaha untuk dapat melakukan tembakan. Dasar-dasar teknik menembak sebenarnya sama dengan teknik operan disamping itu juga tepat tidaknya mekanika gerakan dalam menembak menentukan baik buruknya tembakan.
Shooting atau menembak ini harus dilakukan sesering mungkin untuk melatih anak merasakan gerakannya dengan benar serta dapat terlatih ketepatannya. 
2.      Macam – Macam Shooting
o Tembakan satutangan (One-hand Set Shot)
Adapun langkah-langkah pelaksanaan adalah sebagai berikut :
*      Lihat target
*      Rentangkan kaki, punggung dan bahu
*      Lenturkan pergelangan dan jari-jari kedepan
*      Lepaskan ibu jari
*      Tangan mengimbang pada posisi bola terlepas
*       Irama yang seimbang
o Lemparan Bebas ( Free Throw )
Suksesnya dalam melakukan lemparan bebas memerlukan keahlian, kebiasaan, konsentrasi dan keyakinan, kebiasaan, rileks dan irama mendukung konsentrasi dan keyakinan diri adapun langkah-langkah pelaksanaannya.
*      Lihat target
*      Ucapkan kata-kata kunci sasaran berirama
*      Rentangkan kaki, punggung dan bahu
*      Rentangkan siku
*      Lenturkan pinggang dan jari-jari kedepan
*      Lepaskan jari telunjuk
*      Tangan menyimbang pada bola sampai terlepas
o Jumpshoot
Tembakan melompat sama dengan tembakan satu tangan hanya ada dua penyesuaian dasar, dimana pada tembakan melompat dalam mengangkat bola harus lebih tinggi dan menembak setelah melompat, bukannya menembak bersama dengan melompat adapun langkah-langkah teknik ini
*       Loncat lalu menembak
*       Tinggi lompatan tergantung pada jarak tembakan
*       Rentang kaki, punggung dan bahu
*       Rentangkan siku
*       Lenturkan pinggang dan jari-jari kedepan
*       Lepaskan jari-jari telunjuk
*       Laju penyimbang pada bola sampai terlepas
*       Irama yang sama
*       Lihat target
o Tembakan Tiga Skor ( Three Point Shoot)
Untuk tembakan tiga angka, disiapkan pada kejauhan yang cukup dari garis untuk menghindari penginjakan garis dan untuk memfokuskan  pandangan pada ring basket. Adapun langkah-langkah pelaksanaan adalah sebagai berikut :
*       Loncat tanpa ketegangan, menembak saat loncat keatas
*       Irama yang sama
*       Tenaga berurutan dari kaki, punggung dan bahu
*       Rentangkan siku
*       Lenturkan pinggang dan jari-jari kedepan
*       Lepaskan jari-jari telunjuk
*       Tangan menyeimbang pada bola sampai terlepas
o Tembakan Mengait ( Hook Shoot)
Keunggulan tembakan mengait adalah susah dihalangi oleh lawan yang tinggi. Tembakan mengait terbatas di dekat ring jarak  3 m hingga 4 m adapun langkah - langkah pelaksanaan adalah sebagai berikut :
*       Melangkahdan pivot kedepan
*       Angkat bola padaarahtelinga
*       Tangan menyeimbang pada bola sampai bola terlepas
*       Irama yang seimbang
*       Lihat target
o Lay Up
Tembakan lay up dilakukan  dekat dengan keranjang basket setelah menyalip bola. Untuk dapat melakukan melompat yang tinggi dalam lay up, harus mempunyai kecepatan pada tiga atau empat langkah terakhir tetapi juga harus mengontrol kecepatan yang berlawanan. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :
*       Angkat lutut dan menembak
*       Bawa bola diantara telinga dan bahu
*       Arahkan lengan, pergelangan dan jari-jari
*       Lepaskan bola jari telunjuk jari yang halus
*       Pertahankan posisi tangan penyeimbang pada bola sampai terlepas
o Runner
Tembakan lay up dipergunakan jauhdari ring basket dan bila menembak tekanan pada irama yang teratur. Adapun langkah-langkah pelaksanaan adalahsebagai berikut :
*       Lihat sasaran
*       Mendarat dengan seimbang
*       Lutut tertekuk
*       Tangan keatas
D.        Teknik Pivot ( Memutar Badan )
1.      Pengertian Teknik Pivot
Gerakan yang satu ini merupakan dasar dari bermain bola basket, dengan posisi bola yang masih ditangan ( mempertahankan bola ) dari lawan, dengan menggunakan gerakan badan, putaran kaki atau badan tersebut dapat diputar sampai 360 derajat, selama tidak bergeser kaki yang satunya. Karena satu kaki sebagai tumpuan, atau poros, jika kedua kaki sama-sama bergerak maka akan terjadi pelanggaran.
Garakan berporos (pivot) adalah suatu usaha mengubah arah hadap badan kesegala arah dengan satu kaki tetap sebagai poros (tumpuan). Kaki poros tidak boleh terangkat atau tergeser dari tempatnya, sementara kaki yang lain boleh bergerak atau melangkah kesegala arah, khususnya pada saat memegang bola, sebab dipergunakan agar bola dapat dijauhkan dari jangkauan lawan.
2.      Macam – Macam Pivot
o In Front Pivot (front turn)
o Reverse Pivot (reverse turn)
3.      Langkah – Langkah Pivot
o Pilih salah satu kaki Anda sebagai poros kaki Anda dan mentransfer berat badan Anda di atasnya.
o Anda bebas untuk mengangkat dan memindahkan kaki Anda yang lain sepanjang poros kaki Anda tidak bergerak.
o Setelah menyelesaikan pivot Anda, kembali kesikap dasar (posisi tiga ancaman akan bagus) dan bersiap-siap untuk langkah berikutnya.
E.        Teknik Rebound (Merayah Bola)
Pengertian Teknik Rebound
Merayah bola merupakan teknik dasar yang perlu dikuasai oleh seorang pemain, hal ini dapat dimaklumi sebab kemenangan dalam merayah bola merupakan suatu kesempatan untuk melakukan serangan berikutnya. Merayah bola (rebound) merupakan suatu usaha untuk mengambil atau menangkap bola yang datangnya memantul dari papan pantul atau keranjang akibat dari tembakan yang tidak berhasil. Beberapa ahli mengatakan “ Kalau tidak dapat memenangkan bola rebound maka tim anda tak akan bias menang”, hal ini dapat dibenarkan sebab memenangkan rebound berarti kita mempunyai kesempatan lagi untuk menembak.
2.      Macam – Macam Rebound
o Defensive Rebound (merayah bola pada saat bertahan).
o Offensive Rebound (merayah bola pada saat menyerang).
3.      Langkah – Langkah Rebound
o Melakukan kontak dengan pemain yang kamu jaga
o melakukan gerak pivot merendahkan posisi tubuh
o Menjangkau ke arah ring basket
o melompat untuk rebound